Daftar Deals
Dalam dunia kerja, ada satu dokumen yang sering diminta saat seseorang berpindah perusahaan, yaitu surat paklaring. Secara sederhana, paklaring adalah surat keterangan resmi yang menyatakan bahwa seseorang pernah bekerja di sebuah perusahaan pada posisi dan jangka waktu tertentu. Memahami fungsi dan cara mendapatkannya akan mempermudah Anda mengurus banyak keperluan administratif setelah resign.
Apa Itu Paklaring?
Istilah paklaring berasal dari bahasa Belanda, verklaring, yang berarti pernyataan. Dokumen ini juga dikenal sebagai surat pengalaman kerja atau surat keterangan kerja. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, paklaring adalah surat pernyataan bahwa seseorang pernah menjadi pegawai di suatu perusahaan atau instansi. Surat ini umumnya diterbitkan oleh bagian HRD atau personalia dan memuat nama karyawan, jabatan, masa kerja, hingga catatan kinerja selama bekerja.
Apa Fungsi Paklaring untuk Karyawan?
1. Mempermudah dalam Pencarian Kerja
Fungsi pertama yang paling umum adalah sebagai bukti pengalaman kerja saat melamar pekerjaan baru. Banyak perusahaan menjadikan paklaring sebagai syarat verifikasi terhadap riwayat kerja yang Anda cantumkan di CV, sehingga peluang Anda lolos seleksi menjadi lebih besar.
2. Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan
Fungsi kedua berkaitan dengan pencairan dana Jaminan Hari Tua atau JHT di BPJS Ketenagakerjaan. Paklaring menjadi salah satu dokumen yang lazim diminta sebagai bukti bahwa Anda sudah tidak lagi bekerja, sehingga tanpa surat ini proses klaim saldo JHT Anda berpotensi terhambat.
3. Perlindungan Hukum
Fungsi ketiga adalah sebagai instrumen perlindungan hukum. Paklaring menjadi bukti tertulis yang melindungi karyawan maupun perusahaan apabila muncul perselisihan terkait status atau masa kerja, dengan memberikan dasar yang jelas mengenai hak dan kewajiban yang pernah disepakati.
4. Dasar Evaluasi Kinerja
Fungsi keempat menyangkut evaluasi kinerja. Karena memuat jabatan dan jenjang karier selama Anda bekerja, dokumen ini bisa menjadi acuan bagi perusahaan baru untuk menilai kapasitas dan rekam jejak profesional Anda.
5. Penjelasan Hak dan Kewajiban
Fungsi kelima adalah penjelasan hak dan kewajiban. Paklaring memberikan gambaran terperinci mengenai posisi, tanggung jawab, serta periode kerja Anda, sehingga menjadi rujukan bersama yang mengurangi potensi kesalahpahaman di masa mendatang.
Apa Syarat Mendapatkan Paklaring?
Perlu dipahami bahwa penerbitan paklaring umumnya merupakan kebijakan internal perusahaan, dengan beberapa kondisi yang lazim menjadi pertimbangan HRD.
1. Minimal 1 Tahun Kerja
Syarat pertama yang sering diterapkan adalah masa kerja minimal satu tahun. Banyak perusahaan baru bersedia menerbitkan paklaring jika karyawan sudah bekerja genap setahun. Perlu dicatat, ketentuan ini bersifat kebijakan masing-masing perusahaan, bukan aturan hukum yang baku.
2. Memenuhi Seluruh Kewajiban Sebelum Resign
Syarat kedua adalah memenuhi seluruh kewajiban sebelum resign. Pastikan seluruh tugas dan serah terima pekerjaan Anda telah diselesaikan, karena kewajiban yang belum tuntas dapat membuat perusahaan enggan menerbitkan surat tersebut.
3. Mengakhiri Hubungan Kerja Secara Baik-Baik
Syarat ketiga adalah mengakhiri hubungan kerja secara baik-baik. Mengundurkan diri secara profesional, misalnya dengan mengajukan pemberitahuan sebulan sebelumnya, akan memperlancar proses sekaligus menjaga nama baik Anda di mata mantan perusahaan.
Cara Mendapatkan Paklaring
Setelah memenuhi syarat di atas, ada beberapa langkah yang bisa Anda tempuh untuk memperoleh paklaring.
1. Konsultasi dengan Atasan
Langkah pertama, lakukan konsultasi dengan atasan. Sampaikan rencana pengunduran diri dan kebutuhan terhadap surat pengalaman kerja sejak awal agar prosesnya dapat dipersiapkan dengan baik.
2. Mengikuti Peraturan Perusahaan
Langkah kedua, ikuti peraturan perusahaan. Setiap perusahaan memiliki prosedur tersendiri, dan mengikuti mekanisme resmi akan mempercepat pengurusan dokumen Anda.
3. Menyiapkan Informasi yang Dibutuhkan
Langkah ketiga, siapkan informasi yang dibutuhkan seperti nama lengkap, jabatan terakhir, dan periode masa kerja untuk mempermudah HRD menyusun isi surat.
4. Menunggu Proses Pembuatan Paklaring
Langkah keempat, tunggu proses pembuatan paklaring hingga surat ditandatangani pejabat berwenang dan dibubuhi stempel resmi sebagai tanda keabsahannya.
Contoh Paklaring
Sebagai gambaran, surat paklaring umumnya diawali dengan kop surat resmi perusahaan, diikuti judul Surat Keterangan Kerja beserta nomor surat. Isinya menerangkan bahwa karyawan dengan nama dan jabatan tertentu benar pernah bekerja sejak tanggal sekian sampai tanggal sekian, disertai catatan singkat mengenai kinerjanya, lalu ditutup dengan tempat dan tanggal pembuatan, nama terang pejabat berwenang, tanda tangan, dan stempel perusahaan.
Memahami paklaring sejak dini akan membantu Anda mengelola transisi karier dengan lebih rapi dan terlindungi secara administratif. Dokumen kecil ini ternyata memegang peran besar dalam perjalanan profesional Anda.
Ingin mendapatkan insight menarik lainnya seputar bisnis, UMKM, dan tren ekonomi terkini? Kunjungi kanal FYB detikcom dan temukan berbagai perspektif yang bisa membantu mengembangkan strategi usaha Anda.
(kep/kep)