Siswa PENABUR Raih Medali Olimpiade Internasional Berkat Keahlian AI & Cyber


Story by SMAK PENABUR Gading Serpong

Kamis, 16 Jul 2026 13:51 WIB
Siswa SMAK PENABUR Gading Serpong program Brilliant Class berhasil meraih medali perak di ajang International Cyber Olympiad in AI (ICOA) di Sydney, Australia
Foto: Dok: SMAK PENABUR Gading Serpong
Jakarta -

Axelleon Reinhart Tandani, siswa SMAK PENABUR Gading Serpong program Brilliant Class berhasil meraih medali perak di ajang International Cyber Olympiad in AI (ICOA) pada 27 Juni - 2 Juli 2026 di Sydney, Australia.

Ajang ini merupakan kompetisi perdana yang diselenggarakan oleh ICOA Australia Committee, yang diikuti oleh 195 peserta didik terbaik dari 26 negara.

"Senang bisa berhasil menang dan kalau ada kesempatan tahun depan mau coba lagi." tutur Axelleon.

Cerita perjalanan Axelleon bisa terpilih ikut ICOA

Awalnya, Axelleon menggeluti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika. Namun, di tengah jalan karena ada satu dan lain hal Ia memutuskan untuk mendaftarkan diri di Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

EKKA merupakan bidang OSN baru yang bertujuan menjaring talenta muda berbakat di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

EKKA digelar pertama kali pada Oktober 2025 di Malang, Jawa Timur dan dalam ajang tersebut Axelleon berhasil meraih medali perunggu.

Tak puas sampai disitu, Axelleon kembali mencoba mengikuti Pelatnas 1 AI dan tidak sengaja mencoba seleksi International Cyber Olympiad in AI (ICOA).

"Setelah seleksi akhirnya terpilih empat orang mewakili Indonesia untuk berkompetisi di ICOA. Senang rasanya bisa terpilih, tetapi sekaligus penasaran dengan bidangnya karena berkaitan dengan AI dan Cyber yang terbilang masih asing untuk kebanyakan orang." ujar Axelleon.

Axelleon mempersiapkan diri untuk seleksi tim selama dua minggu dan enam minggu untuk persiapan mandiri.

"Sekolah memberikan dispensasi, jadi aku bisa fokus untuk ikut pelatihan dan belajar." kata Axelleon.

Selain itu, Axelleon mengikuti pelatihan online selama satu bulan dari lembaga Cylabus dan National Cybersecurity Olympiad in AI (NCOA).

Dok: SMAK PENABUR Gading SerpongDok: SMAK PENABUR Gading Serpong

Pengalaman mengikuti kompetisi

Selama enam hari di Australia mengikuti kompetisi banyak pengalaman berkesan yang dirasakan oleh Axelleon.

"Hari pertama itu tesnya terdiri dari classic cyber security pada umumnya dengan topik cryptography, web security, pwn, reverse engineering, dan forensics. Lalu, di hari kedua mengenai AI security dengan topik-topik adversarial ml, prompt injection, ai forensics, data science, and more." jelas Axelleon.

Pada hari kedua, Axelleon mengalami gangguan koneksi saat kompetisi berjalan dan syukurnya panitia bergerak cepat sehingga tidak menjadi masalah yang besar.

"Selain kompetisi, disana saya juga bertemu dan berkenalan dengan peserta lainnya yang berasal dari berbagai negara. Seru pokoknya." ungkap Axelleon.

Pesan untuk pelajar Indonesia

Cyber dan AI merupakan bidang yang masih baru dan peluang karir nya cukup besar baik di Indonesia maupun secara global.

"AI menurut saya applied math banget dan kalau dipikir-pikir bidangnya bisa menggunakan ilmu matematika untuk hal-hal yang out of the box. Misalnya membuat model untuk memprediksi sesuatu dari data. Kalau cyber, jujur saya belum terlalu enjoy dengan topiknya, tetapi saya suka dengan crypto karena membahas number theory dan AI security." ujar Axelleon.

Menurut Axelleon, Cyber dan AI bukanlah topik yang cocok untuk semua siswa, tetapi jika ada yang punya ketertarikan dengan matematika ataupun computer science bisa dicoba.

"Untuk teman-teman yang akan mengikuti EKKA tahun 2026 ini, kalian bisa belajar seputar matematika dan python. Kalau yang mau coba ikut ICOA bisa mulai mempelajari Capture the Flag (CTF)." pesan Axelleon.

Selanjutnya, siswa SMAK PENABUR Gading Serpong yang hobi bermain games ini, sedang mempersiapkan diri untuk perkuliahan.

"Saya mencoba mendaftar ke universitas pilihan sebanyak-banyaknya dengan jurusan seputar AI, mathematics, dan computer science. Persiapannya sejauh ini sedang mengumpulkan portfolio non-akademik seperti mengajar." ujar Axelleon.

Axelleon adalah salah satu siswa BPK PENABUR Jakarta yang memiliki profil BEST. Be Tough, memiliki jati diri, spiritualitas, dan karakter Kristiani yang utuh dan tangguh. Excel Worldwide, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk tujuan positif. Share with Society, menghargai kemajemukan dan memiliki kepedulian sosial. Trust in God, mengandalkan Tuhan serta menunjukan sikap takut akan Tuhan dalam kehidupan keluarga, sekolah, gereja, dan masyarakat.

SMAK PENABUR Gading Serpong terletak di Jalan Kelapa Gading Barat Raya, Gading Serpong, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Informasi selengkapnya klik tautan berikut ini https://psbjakarta.bpkpenabur.or.id/.