Wafdullah Travel Gelar Kajian Manasik Haji Mujamalah 2026


Story by Wafdullah Travel

Senin, 20 Apr 2026 15:59 WIB
Manasik haji Mujamallah 2026 jamaah Wafdullah Travel bersama Ustadz Abdurrahman Zahier Hafidzahullah, bertempat di Almahmudah Manasik Training Center.
Kajian Manasik Haji Wafdullah Group (Foto Dok: Wafdullah Group)
Jakarta -

"Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni'mata, laka wal mulk, laa syariika lak."

Salah satu fase paling penting sebelum berangkat ke Tanah Suci adalah mengikuti Manasik Haji dan mempersiapkan bekal haji dengan sebaik-baiknya. 

Wafdullah Travel sukses melaksanakan acara kajian manasik haji pada hari Sabtu (18/04) bertempat di Almahmudah Manasik Training Center (AMTC), Tangerang Selatan dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abdurrahman Zahier Hafidzahullah

Foto Dok: Wafdullah TravelFoto Dok: Wafdullah Travel

Acara yang diikuti para calon jamaah ini dibuka dengan sesi pemaparan alur perjalanan para calon jamaah haji yang disampaikan oleh ketua panitia pelaksanaan haji Wafdulah Travel, Mico Kelana Perdana

Dalam paparannya, Mico menjelaskan secara detail mengenai rangkaian urutan ibadah haji serta persiapan teknis yang perlu disiapkan oleh para calon jamaah 

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan mendengarkan sambutan dari CEO Wafdulah Group yang juga merupakan Ketua Harian Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (ASPHIRASI), Muhammad Fadhli Abdurrahman

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Fadhil ini menjelaskan bahwa tahun ini Wafdullah travel mendapatkan kuota 40 visa Mujamalah. Kuota ini cukup banyak jika dilihat dari kuota yang diterima oleh penyelenggara lain

“Alhamdulilah Wafdullah bisa dapat 40 itu merupakan sebuah prestasi yang lumayan, karena untuk penyelenggara lain ada yang hanya dapat 2,3, maksimal 10, atau bahkan ada yang belum keluar” ujar Fadil

Lebih lanjut Fadil juga mengatakan bahwa visa Vujamallah merupakan visa resmi yang sama seperti visa Furoda dan keberadaannya diatur oleh undang-undang

“Visa Mujamalah dan Furoda ini sebenernya sama, keduanya merupakan visa haji dan langsung berangkat, dua-duanya ini resmi dan diatur oleh undang-undang nomer 14 tahun 2025” imbuhnya

Hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari Kementrian Haji dan Umrah, H. Suvianto yang menjabat sebagai Kasubdit Fasilitasi Kemitraan Ekosistem Haji & Umrah, Ditjen Pengembangan Ekosistem Haji & Umrah, Kementrian Haji & Umrah

Dalam keterangannya, Suvianto menekankan pentingnya kesiapan baik fisik maupun rohani dalam menyambut ibadah haji, hal ini menjadi catatan penting yang harus diperhatikan oleh para jamaah

“Saya mengajak Bapak Ibu semua mempersiapkan fisik, karena ini memang ibadah fisik yang sangat membutuhkan tenaga” ungkapnya 

“Saya mengajak juga calon jamaah semua untuk meminta keikhlasan dari keluarga serta orang-orang yang kita hormati dan sayangi, tujuannya agar jangan sampai ada sombong dan riya dalam ibadah kita nanti” ujar Suvi

Ustadz Abdurrahman Zahier Hafidzahullah. Foto Dok: Wafdullah TravelUstadz Abdurrahman Zahier Hafidzahullah. Foto Dok: Wafdullah Travel

Puncak acara kemudian ditutup dengan kajian manasik yang disampaikan langsung oleh Ustadz Abdurrahman Zahier Hafidzahullah

Mengambil tema Perjalanan Ajaib Itu Bernama Haji, Ustadz Zahier menutup rentetan acara dengan suasana khidmat dan penuh haru, serta mengajak para jamaah agar selalu berbagi para jamaah dengan mendekatkan diri kepada Allah dan tidak membuka satupun pintu dosa selama di tanah suci