Bisnis Perawatan Gigi Lansia Punya Peluang Besar, Ini Alasannya


Selasa, 27 Oct 2026 21:39 WIB
Layanan gigi lansia berpotensi menjadi peluang bisnis seiring meningkatnya populasi lansia.
Foto: Istock
Jakarta -

Layanan kesehatan gigi lansia menjadi salah satu peluang bisnis dalam silver economy seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia dan kebutuhan perawatan kesehatan yang berulang. Direktur Komersial sebuah perusahaan farmasi nasional menyebutkan bahwa proporsi penduduk lansia diperkirakan naik dari sekitar 12% pada 2026 menjadi 20% pada 2045. Kelompok ini juga diperkirakan menyerap 30-40% belanja kesehatan nasional, setara Rp190 triliun hingga Rp260 triliun per tahun.

Bagi pelaku bisnis layanan kesehatan, angka tersebut menunjukkan bahwa pasar lansia tidak lagi berada di pinggiran. Permintaan datang dari segmen yang membutuhkan layanan lebih intensif, lebih terkoordinasi, dan dipilih bersama keluarga. Contohnya terlihat pada Nenek Kakek Dental Care Center dari RSGM YARSI, layanan perawatan gigi lansia yang menyatukan dokter gigi spesialis, dental X-ray, laboratorium dental, farmasi, dan dokter gigi 24 jam dalam satu atap.

Mengapa Layanan Terintegrasi Menjadi Nilai Jual Utama Bisnis Kesehatan Lansia?

Pasien lansia jarang datang dengan satu keluhan saja. Gigi goyang bisa muncul bersama masalah gusi, kebutuhan gigi tiruan, dan penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi yang mempengaruhi keputusan tindakan. Penyedia layanan yang mampu menyelesaikan rangkaian tersebut di satu lokasi menghemat waktu dan tenaga pasien, sekaligus membuka peluang kunjungan lanjutan. Bagi bisnis, itu berarti hubungan pelanggan yang lebih panjang dan nilai per pasien yang lebih stabil.

Pola ini relevan juga bagi klinik dan UMKM kesehatan yang belum memiliki fasilitas selengkap rumah sakit. Kemitraan rujukan, layanan pendamping, atau paket konsultasi keluarga dapat menjadi pintu masuk ke segmen yang sama tanpa investasi besar. Menko PMK sendiri menyebut bahwa kebutuhan spesifik lansia, seperti alat bantu kesehatan dan terapi rehabilitasi, membuka potensi besar bagi investasi dan inovasi.

Bagaimana Pengalaman Pasien Menentukan Loyalitas di Pasar Lansia?

Di segmen lansia, pengalaman selama perawatan sama pentingnya dengan tindakan medis yang diberikan. Rasa takut terhadap nyeri, kesulitan bergerak, dan kebutuhan berkomunikasi dengan ritme lebih pelan mempengaruhi kesiapan pasien. Layanan yang menyediakan fasilitas ramah lansia, komunikasi yang sabar, dan pilihan kenyamanan seperti comfort set membangun kepercayaan yang sulit ditiru pesaing yang hanya berkompetisi lewat harga.

Keputusan berobat lansia juga sering melibatkan anak atau anggota keluarga. Artinya, bisnis menghadapi dua audiens sekaligus: pasien yang menjalani perawatan dan keluarga yang menilai apakah orang tuanya diperlakukan dengan baik. Penjelasan rencana perawatan yang jelas menjadi materi pemasaran paling kuat, karena mudah dibagikan di grup keluarga dan berubah menjadi rekomendasi dari mulut ke mulut.

Apa Arah Pasar Kesehatan Lansia dalam Dua Dekade ke Depan?

Menurut proyeksi demografi, jumlah penduduk lansia di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 65,82 juta jiwa pada 2045. Pertumbuhan kelompok ini membuka peluang bagi berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan berbasis teknologi dan produk nutrisi khusus hingga hunian lansia, sekaligus mendorong perkembangan UMKM. Dalam ekosistem tersebut, layanan kesehatan gigi memiliki peran penting karena kemampuan mengunyah berkaitan dengan kecukupan asupan gizi dan kualitas hidup lansia.

Pelaku usaha yang mulai membangun layanan khusus lansia hari ini punya waktu untuk belajar sebelum pasar menjadi padat. Kuncinya ada pada integrasi layanan, kenyamanan pasien, dan kepercayaan keluarga. Dalam jangka panjang, kesehatan gigi lansia yang terkelola dengan baik dapat membantu menjaga kualitas hidup, dan bisnis yang hadir sejak awal akan menjadi rujukan utama ketika permintaan melonjak.

Ingin mendapatkan insight menarik lainnya seputar bisnis, UMKM, dan tren ekonomi terkini? Kunjungi kanal FYB detikcom dan temukan berbagai perspektif yang bisa membantu mengembangkan strategi usaha Anda.

(srz/srz)