Masih Tukar Yuan & Won Tunai? Ini Cara Bayar QRIS di China & Korea


Jumat, 25 Sep 2026 19:38 WIB
QRIS memudahkan pelaku usaha bertransaksi di China dan Korea Selatan tanpa tukar uang tunai.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Hispanolistic
Jakarta -

Cara bayar QRIS di China dan Korea Selatan menjawab keluhan lama pelaku usaha yang harus menukar yuan atau won tunai sebelum berbelanja di sana. Indonesia telah menandatangani kesepakatan bersama dengan kedua negara, dan kini transaksi bisa dilakukan lewat aplikasi mobile banking tertentu di merchant yang berpartisipasi. Bagi pelaku usaha yang bergantung pada pemasok, bahan baku, atau inspirasi produk dari Asia Timur, setiap langkah yang dipangkas berarti biaya yang terhemat.

Contoh terbarunya hadir di FEKDI x IFSE 2026, ketika Bank Mega mengajak pengunjung booth mencoba transaksi QRIS Cross Border di Korea Selatan dan China lewat aplikasi M-Smile. Nasabah dapat membayar di merchant luar negeri tanpa menukar uang tunai ke mata uang lokal, sehingga urusan pembayaran selesai dalam beberapa ketukan di layar.

Apa Saja Biaya Tersembunyi dari Menukar Uang Tunai untuk Urusan Bisnis?

Biaya penukaran uang jarang muncul sebagai satu baris di laporan keuangan, padahal jejaknya tersebar. Ada waktu yang habis untuk mencari tempat penukaran, selisih kurs antara harga jual dan beli, serta risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar selama perjalanan. Coba catat satu kali perjalanan dagang Anda, lalu jumlahkan semua pos tersebut untuk melihat angka riilnya.

Ada pula biaya peluang. Jam kerja pemilik usaha adalah aset paling mahal di UMKM, dan setiap jam yang terpakai untuk urusan teknis pembayaran adalah jam yang tidak dipakai untuk menawar harga, memeriksa kualitas barang, atau membangun relasi dengan calon mitra.

Kenapa Pelaku Usaha Perlu Bergerak Sebelum Koridor Lain Ikut Terbuka?

Koridor QRIS Cross Border kini mencakup Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China. Bank Indonesia disebut sedang menyiapkan Hong Kong, Timor Leste, dan India, dengan waktu penyelesaian yang belum pasti. Pola ini menunjukkan bahwa kebiasaan bayar digital lintas negara cenderung menjadi standar baru dalam perjalanan bisnis kawasan Asia. Hambatan pembayaran lintas negara pun semakin berkurang dari dua sisi sekaligus, baik bagi pembeli maupun penjual.

Bagaimana Memulai Tanpa Risiko Besar?

Mulailah dari transaksi kecil di merchant yang jelas menampilkan kode pembayaran lintas negara, misalnya makan siang atau ongkos transportasi, sebelum dipakai untuk pembelian besar. Periksa batas transaksi dan kurs yang dipakai bank Anda, lalu bawa cadangan pembayaran karena tidak semua merchant terhubung. Simpan riwayat transaksi dari aplikasi sebagai bahan pembukuan usaha.

Cara bayar QRIS di China dan Korea Selatan tidak menghapus semua tantangan berbisnis lintas negara, tetapi menyingkirkan satu hambatan praktis yang selama ini memakan waktu dan biaya. Pelaku usaha yang menghitung dan mencobanya sejak dini akan punya pijakan lebih kuat saat peluang dagang di Asia Timur datang.

Ingin mendapatkan insight menarik lainnya seputar bisnis, UMKM, dan tren ekonomi terkini? Kunjungi kanal FYB detikcom dan temukan berbagai perspektif yang bisa membantu mengembangkan strategi usaha Anda.

(srz/srz)