Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMAK TIRTAMARTA BPK PENABUR.
Dalam ajang PROTON 2025 - Physics Experiment & Competition, para siswa berhasil meraih Juara 3 pada kategori SciencePreneur - Engineering melalui tantangan Physics Detective.
Dalam kesempatan kali ini SMAK TIRTAMARTA BPK PENABUR diwakili oleh tiga orang siswanya yaitu Vincent Agustinus Indira, Daniel Dharma Huang dan Sixbry
Kompetisi ini diselenggarakan di Universitas Matana, dan diikuti oleh berbagai sekolah menengah dengan fokus pada sains terapan dan pemecahan masalah nyata.
Foto Dok: SMAK TIRTAMARTA BPK PENABUR |
Menggabungkan Konsep Fisika dalam Tekanan Waktu
Physics Detective menuntut peserta untuk mengintegrasikan beberapa konsep fisika sekaligus dalam waktu terbatas. Tantangan ini bukan sekadar menguji hafalan rumus, tetapi cara berpikir logis dan sistematis.
Salah satu peserta, Vincent Agustinus Indira mengungkapkan bahwa diskusi tim, trial and error, serta kerja sama menjadi kunci menemukan solusi yang tepat. Dengan pendekatan tersebut, fisika tidak lagi berdiri sebagai teori, melainkan sebagai alat analisis yang hidup dan kontekstual.
Fisika sebagai Alat Pemecah Masalah Kehidupan
Sementara bagi Daniel Dharma Huang, pengalaman mengikuti PROTON 2025 secara nyata mengubah cara ia memaknai fisika.
Sebelumnya, ia melihat fisika sebagai mata pelajaran, namun kini ia memahaminya sebagai alat berpikir untuk menganalisis dan menyelesaikan persoalan sehari-hari.
Melalui proses ini, Daniel mengembangkan cara berpikir yang lebih kritis dan luas, sehingga ia mampu mengaitkan konsep fisika dengan konteks kehidupan nyata.
Selain itu, pendekatan tersebut selaras dengan problem-based learning dalam pendidikan sains modern, karena model ini secara aktif mendorong siswa meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui pemecahan masalah nyata.
Juara yang Dibentuk oleh Resiliensi
Raihan Juara 3 tidak muncul secara instan, melainkan lahir dari proses mental yang kuat. Salah seorang siswa peserta event ini, Sixbry secara jujur menceritakan pengalamannya saat melakukan kesalahan dalam pertandingan, namun ia tidak memilih untuk larut dalam rasa gagal.
Sebaliknya, ia merespons situasi tersebut dengan refleksi, evaluasi, dan perbaikan strategi. Melalui proses ini, Sixbry melatih resiliensi secara nyata, sehingga ia tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh.
Oleh karena itu, pengalaman ini membuktikan bahwa resiliensi berperan penting dalam mendukung keberhasilan akademik sekaligus kesiapan menghadapi tantangan kehidupan jangka panjang.
Nilai Sekolah yang Teruji di Arena Kompetisi
SMAK TIRTAMARTA BPK PENABUR menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan pantang menyerah secara konsisten dalam proses belajar siswa.
Nilai-nilai tersebut tampak jelas saat para siswa menghadapi tantangan kompetisi dengan sikap fokus, saling mendukung, dan tidak mudah menyerah.
Selain mengandalkan kemampuan akademik, para siswa menguatkan karakter mereka untuk bekerja sebagai tim dan mengelola tekanan secara sehat. Melalui pendekatan pendidikan holistik ini, sekolah membekali siswa dengan kesiapan nyata untuk menghadapi tantangan global abad ke-21.
Raihan Juara 3 PROTON 2025 menegaskan komitmen SMAK TIRTAMARTA BPK PENABUR dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, relevan, dan berorientasi masa depan.
Sekolah secara aktif membuka ruang bagi siswa untuk bertumbuh melalui pengalaman nyata, kompetisi sehat, serta integrasi iman, karakter, dan sains.
Orang tua yang menginginkan keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan karakter dapat melihat langsung proses pendidikan yang sekolah jalankan setiap hari melalui capaian ini.
Kenali bagaimana sekolah mendampingi setiap anak sesuai tahap tumbuhnya.
Temukan lingkungan belajar yang membantu anak berkembang dengan aman, percaya diri, dan bermakna.
Jangan Tunda Lagi!
Daftarkan putra-putri Anda ke TIRTAMARTA Penabur Pondok Indah & Cinere untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Klik di sini untuk pendaftaran online: Daftar Sekarang
Grow Beyond Greatness
